Saat – saat seperti Ini.

Hey polaris..
Di luar hujan, di kasurku juga.
Sedang apa kamu disana?
Aku merindukanmu.
Di saat – saat seperti ini bukan kenangan yang muncul, tapi malah khayalan, membayangkanmu. Membayangkan jika kita berdua serumah nanti dan ada di saat – saat seperti ini. Aku membayangkan duduk berdua menyandar tembok di atas kasur, bergenggaman tangan, dan kita bercerita dan kamu bercanda, menggodaku dengan khas candaanmu. Aku tertawa, berpura – pura marah untuk mencubitmu. Lalu sesekali aku bersandar di bahumu, dan kamu sesekali pun mengusap rambutku. Ah, pasti akan hangat, tidak seperti sekarang.
Hey Polaris, apa yang ada dipikiranmu sekarang di saat – saat seperti ini?
Aku tambah rindu kamu.
Entah kapan bisa bertemu, doakan aku dengan studiku. Agar aku bisa pulang dan menemuimu secepatnya. Tunggu aku, ya? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s